![]() |
Ketua Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) NTB M. Khuwailid Saat Sambutan Di Acara Sosialisasi Dan Penguatan Peran Kepemudaan (OKP) Dalam Pengawasan Partisifatif Pemilu 2024 |
MATARAM-Badan pengawas Pemilu ( Bawaslu) NTB Menggelar Sosialisasi dan penguatan peran organisasi kepemudaan (OKP) dalam pengawasan partisipatif pemilu tahun 2024 .Setelah sebelumnya menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah universitas, kali ini Bawaslu NTB menggandeng Organisasi Kepemudaan (OKP) untuk berpartisilatif dalam melakukan pengawasan Pemilu
"Untuk menciptakan pemilu yang jujur dan adil serta meminimalisir terjadinya pelanggaran pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nusa Tenggara Barat menggandeng berbagai pihak untuk melakukan pengawasan" Ujar Ketua Bawaslu NTB M Khuwailid di Hotel Astoria Kamis (23/6/2022).
Khuwailid mengatakan pelibatan OKP dalam pengawasan partisipatif ini untuk membantu memberikan edukasi kepada pemilih mencegah terjadinya pelanggaran pemilu.
"Kita libatkan OKP untuk memberikan edukasi kepada pemilih pentingnya melihat pemilu ini sebagai instrumen untuk mendapatkan calon pemimpin yang berkualitas, selain itu melalui pengawasan partisipatif ini lebih pada mencegah terjadinya pelanggaran ," ujarnya.
Khuwailid melanjutkan pengawasan partisipatif sangat diperlukan. Dengan keterbatasan personil dan keinginan bersama menciptakan pemilu yang berkualitas maka pengawasan partisipatif sangat dibutuhkan.
"Kita harus satu frekwensi yakni ingin pemilu yang berkualitas, hasilnya muncul pemimpin yang lebih baik dan berkualitas, kita cegah terjadinya pelanggaran jadi pengawasan bersama sangat diperlukan," kata mantan Ketua KPU Lombok Tengah ini.
Sebelumnya Bawaslu NTB menggandeng sejumlah tokoh agama dan sejumlah universitas di NTB untuk melakukan pengawasan bersama dan memberikan edukasi terkait pemilu tahun 2024.(*)