![]() |
Wakil Bupati Lombok Timur, H. M Edwin Hadiwijaya saat berpidato dalam rangka pembukaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) XXVIII Tingkat Kabupaten Lombok Timur. (Foto: Istimewa/MP). |
MANDALIKAPOST.com – Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Moh. Edwin Hadiwijaya, secara resmi membuka perhelatan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) XXVIII Tingkat Kabupaten Lombok Timur.
Acara pembukaan berlangsung khidmat di Pendopo Bupati pada hari Jumat (04/04) kemarin dan menandai dimulainya kompetisi yang akan berlangsung hingga tanggal 8 April 2025.
Sebanyak 271 kafilah terbaik dari 21 kecamatan di seluruh Lombok Timur turut serta dalam ajang bergengsi ini. Mereka akan berkompetisi dalam lima cabang perlombaan yang berbeda, yang diselenggarakan di beberapa lokasi strategis di Kabupaten Lombok Timur.
Adapun cabang-cabang yang dilombakan beserta lokasi pelaksanaannya adalah sebagai berikut:
* Cabang Tilawah Anak Putra & Putri serta Dewasa: Masjid Agung Al Mujahidin Selong.
* Cabang Tahfidz 1 Juz & Tilawah: Masjid Nurul Islah Polres Lombok Timur.
* Cabang Tahfidz 5 Juz & Tilawah: Masjid Attaqwa Pancor.
* Cabang Tahfidz 10, 20, 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab: Masjid Pancasila Rakam.
* Cabang Tahfidz 100 Hadits dengan sanad dan 500 Hadits tanpa sanad: Ballroom Kantor Bupati dan Masjid Kantor Bupati lantai 2.
Dalam pidato pembukaannya, Wakil Bupati H.M. Edwin Hadiwijaya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada panitia penyelenggara atas kerja keras mereka dalam mempersiapkan STQH XXVIII ini, terutama mengingat waktu persiapan yang terbilang singkat.
"Kegiatan STQH XXVIII ini merupakan kegiatan kejar tayang, di tengah kita berlibur di hari raya Idul Fitri. Saya memberikan apresiasi kepada panitia dan semua pihak yang telah mampu menyelenggarakan kegiatan ini," ujarnya dengan nada kagum.
Lebih lanjut, Wabup H.M. Edwin Hadiwijaya menyoroti penurunan prestasi Kabupaten Lombok Timur dalam bidang STQH beberapa tahun terakhir. Beliau berharap, melalui STQH kali ini, Lombok Timur dapat kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di tingkat provinsi.
"Dalam beberapa tahun terakhir prestasi Lombok Timur di bidang STQH dinilai mengalami penurunan. Untuk itu, melalui STQH ini, Kabupaten Lombok Timur diharapkan dapat kembali meraih prestasi membanggakan di tingkat provinsi," tegasnya.
Wabupjuga memberikan pesan penting kepada Dewan Hakam (dewan juri) untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan keikhlasan dalam memberikan penilaian kepada para peserta.
"Hasil STQH kali ini dapat menjadi cerminan kualitas peserta dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan prestasi di STQH tingkat provinsi mendatang. Kita minta dewan hakim untuk menganalisis hasil STQH guna mengidentifikasi faktor keberhasilan dan kegagalan peserta," harap Wabup Edwin dengan sungguh-sungguh.
Di akhir sambutannya, Wabup H.M. Edwin Hadiwijaya mengajak seluruh pihak untuk mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin dalam menghadapi STQH dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di tingkat provinsi. Ia bahkan menargetkan Kabupaten Lombok Timur untuk meraih gelar juara umum dalam kedua ajang tersebut.
"Mari sejak besok, apa pun hasilnya di STQH berikutnya dan MTQ berikutnya, harapan kita, kita bisa menjadi juara umum di STQH dan MTQ tingkat provinsi," pungkasnya dengan penuh optimisme.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan STQH XXVIII ini, terutama kepada Bupati dan Wakil Bupati atas arahan dan sokongan yang diberikan.
"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan STQH XXVIII, terutama kepada Bupati dan Wakil Bupati atas arahan dan dukungan penuh," ucapnya dengan rasa syukur.
H. Muhammad Juaini Taofik juga mengakui adanya beberapa kekurangan dalam penyelenggaraan STQH kali ini dan menyampaikan permohonan maaf atas hal tersebut.
"Terima kasih kepada rekan-rekan LPTQ Lombok Timur yang dalam waktu yang sempit, sesuai dengan harapan Bupati dan Wakil Bupati, berkat dukungan semua pihak, alhamdulillah dapat terlaksana. Tentu dalam penyelenggaraan ini banyak kekurangan," tuturnya dengan rendah hati.
Acara pembukaan STQH XXVIII ini juga dirangkaikan dengan pelantikan dewan hakim yang akan bertugas menilai para peserta. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Lombok Timur, perwakilan Kementerian Agama, tokoh agama, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat se-Lombok Timur.
Diharapkan, STQH XXVIII ini dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadist di kalangan masyarakat Lombok Timur, serta mengantarkan kafilah-kafilah terbaik untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.